Hindu Batam

Terima kasih atas kunjungan anda. Apabila ingin berdiskusi lebih lanjut silakan hubungi kami

tim pengasuh.

 

Link

Sponsor

sekaa gong kumara jaya..siap menerima orderan pentas+penari bali

Mau pasang banner di HinduBatam? Hub Pengasuh [ Klik Disini ]

Sekolah Minggu
[Pasraman Jnana Sila Bhakti]

Salah satu dari kegiatan Pasraman Hindu Kota Batam adalah menyelenggarakan pendidikan agama Hindu dari tingkat SD sampai dengan Perguruan Tinggi. Kegiatan belajar mengajar ini diadakan setiap hari Minggu di Pura Agung Amertha Bhuana mulai pukul 09:00 WIB selengkapnya

INFO PASRAMAN

Seputar Pembangunan Pura

Pembangunan Pura Agung Amerta Bhuana tahap selanjutnya masih terus berjalan dengan mempertimbangkan anggaran yang tersedia. Panitia Pembangunan IV telah selesai membangun Bale Pawedan, Pondasi Penyengker Mandala Utama, selengkapnya

Photo Gallery

  • hindubatam
  • hindubatam
  • hindubatam
  • hindubatam
  • hindubatam
  • hindubatam
  • hindubatam
  • hindubatam
  • hindubatam
  • hindubatam
  • hindubatam
  • hindubatam
“MEMAKNAI YADNYA DI JAMAN KINI”
Tuesday, 30 September 2014
Oleh : I Gusti Agung Ardika Asmagiri Om swastyastu Om awignam astu namo sidham Om sidhirastu tat astu swaha Om anobhadrah krtavoyanthu visvatah... Selengkapnya...
“WOMEN IN HINDUISM THOUGHT”
Thursday, 25 September 2014
By Ni Nyoman Wartinah Om awighnam astu namo sidham, Om sidhirastu tat astu astu swaha. Om swastiastu, Om Ano bhadrah kertayantu viswatah.... Selengkapnya...
Freedom Through Bhakti Yoga
Thursday, 25 September 2014
by Si Putu Sumardaya, S.T Why wait to accept the key for leaving this place of repeated birth and death? Presented by Si Putu Sumardhaya – The... Selengkapnya...
Hakikat Tumpek Landep
Friday, 25 January 2013
“api ched asi papebhyah sarvebhyah papakrittamah sarvam jnanaplavenai 'va vrijinam samtarishyasi” (BhagavadgītāIV.36) Walau seandainya engkau... Selengkapnya...
“PEMIMPIN IDEAL MENURUT HINDU”
Tuesday, 30 September 2014
Oleh I Made Anjas Dwi Makerthi Dharma Om swastyastu Om awigenam astu namo sidhem Om sidhirastu tat astu swaha Om anobhadrah krtavoyanthu visvatah ... Selengkapnya...

IBU-IBU ”PERKASA” USUNG OGOH-OGOH DI BATAM

E-mail Print PDF

Minggu 30 maret 2014 jalanan di seputar Pura Agung sempat macet beberapa saat. Bagaimana tidak, iring-iringan pawai ogoh-ogoh yang berjumlah 3 buah menggunakan sebagian besar badan jalan. Kemacetan bukan hanya karena pengguna jalan tidak bisa lewat, namun sebagian dari mereka berhenti untuk sekedar mengabadikan dengan handphonenya.

Baca Selengkapnya...
Last Updated ( Friday, 18 April 2014 07:08 )
 

‘ORATORIUM’ SUMPAH PALAPA MAHAPATIH GAJAH MADA

E-mail Print PDF

 

FESTIVAL DHARMASANTI NYEPI TAHUN BARU SAKA 1935 PARISADA PROV. KEPRI

“Kisah ini dimulai dari Kerajaan Majapahit yang tenteram dan damai dengan masa kejayaan dibawah Prabu Istri Tribuana Tunggadewi dengan sumpah palapa Gajah Mada mempersatukan Bali tatkala kerajaan Bedaulu dibawah titah baginda “Sri Asta Sura Ratna Bumi Banten” dengan Mahapatih Ki Pasung Gerigis.

Baca Selengkapnya...
Last Updated ( Monday, 01 April 2013 16:01 )
 

BPH-Badan Penyiaran Hindu Kepri

Badan Penyiaran Hindu (BPH) kepulauan Riau adalah suatu badan yang dibentuk oleh Parisada Kepulauan Riau guna melaksanakan penyiaran Agama Hindu di Kepulauan Riau. Penyiaran adalah kegiatan pemancar luasan informasi melalui berbagai sarana komunikasi termasuk media elektronik, media online, media cetak, media penerbitan, dharma wacana, dharma tula dan sebagainya.

 

Visi BPH

Baca Selengkapnya...
 

Intisari Ajaran Agama Hindu

Hindu ditandai dengan sifat rasional yang sangat kuat. Melalui jalan berliku dari harapan samar dan renunsiasi praktis, dogma-dogma ketat dan petualangan jiwa yang tidak mengenal takut, melalui empat atau lima melinium upaya-upaya tanpa henti dalam bidang menthapisik dan teologi para Maharesi Hindu telah mencoba untuk menangkap masalah-masalah terakhir dalam suatu kesetiaan kepada kebenaran dan perasaan atas kenyataan. Peradaban brahmanikal, terlatih menilai masalah-masalah tanpa emosi dan mendasarkan kesimpulan mereka atas pengalaman-pengalaman fundamental.


Hal yang menuntun para Maharesi Hindu untuk mengangkat pernyataan mengenai Tuhan (Hakikat kenyataan) adalah kefanaan. Dunia terbuka bagi pandangan kita yang obyektif tampak bagi mereka melampaui dirinya tanpa akhir (endless Surpassing of it self). Mereka bertanya: Apakah semua ini akan lenyap, atau apakah kutuk yang menelan hal-hal ini menemukan kendalinya di suatu tempat entah di mana? Dan mereka menjawab: Ada sesuatu di dunia ini tak digantikan, Baca Selengkapnya...

 

Copyright © 2010 Hindu Batam